HEMA berdiri tahun 2000 dengan outlet pertamanya di perumahan Kemang Pratama, Bekasi. Awalnya outlet ini berupa kantin. Outlet kedua di Lippo Cikarang, tahun 2002. Outlet ketiga berlokasi di Kebayoran Baru dan mulai beroperasi tahun 2004. Outlet berikutnya di TIS Square mulai beroperasi tahun 2006. Outlet kelima berlokasi diarea Kedubes Belanda di Jakarta dan outlet terakhir ada di Bekasi Square. Keduanya mulai beroperasi th 2008.
HEMA adalah restoran yang mengambil konsep Restoran Belanda (Dutch Resto). Gaya Belanda diterapkan disemua outlet HEMA, Konsep ini dapat dilihat pada arsitektur bangunannya, interior ruangan dan musiknya yang semuanya bernuansa Belanda. Ternyata konsep ini disukai di Indonesia.
Dipilihnya konsep restoran gaya Belanda karena Belanda adalah salah satu negara yang indah di Eropa. Selain indah, Belanda juga memiliki banyak ciri khas yang dapat diekspos sebagai dekorasi restoran. Sehubungan dengan Negeri Belanda, banyak orang pasti sudah mengenal windmolen (kincir angin), klompen , Keramik Blue Delf dan bunga tulip yang semuanya dapat dijumpai di HEMA.
Menu khas Belanda di HEMA dikombinasikan dengan menu Internasional. Walaupun Belanda bukan negara kuliner seperti Italy atau Perancis, ternyata banyak masakan Belanda yang sangat disukai di Indonesia, seperti Hutspot, Kroket, Macaroni Schotel, Gehaktball, Poffertjes, Pannekoek, Bitter Ballen, dan Huzaren Sla. Keotentikan menu khas Belanda di HEMA sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, sehingga masakan HEMA disukai orang Indonesia.
Konsep yang ditawarkan, HEMA Resto ingin agar pengunjung datang tidak hanya menikmati hidangannya, tetapi juga dapat berwisata dan menikmati suasana yang benar-benar seperti di Belanda. Sambil makan, Anda bisa melepaskan pandangan ke seluruh sisi ruangan atau melihat-lihat beraneka ragam hiasan dan pajangan yang ada. Di semua restoran HEMA, terdapat lukisan yang menceritakan tentang suasana pedesaan di Belanda. Hiasannya sendiri lengkap, mulai dari windmolen, Keramik Blue Delfbunga tulip, klompen kayu hingga lukisan Keluarga Kerajaan Belanda.
Selain itu, juga ada 6 buah bingkai besar di dinding yang masing-masing menceritakan ciri khas dari Negeri Belanda. Ke enam bingkai tersebut disebut wahana. Adapun Keenam wahana tersebut adalah Wahana Dinasty Nassau Orange, Wahana Klompen, Wahana Tulip, Wahana Windmolen, Wahana Blue Delf dan Wahana All About Holland.
Ruangan di HEMA Resto dinamai dengan nama-nama kota yang terkenal di Belanda, seperti Amsterdam, Volendam, Rotterdam dan lain-lain dengan dekor yg berbeda untuk setiap ruangan sesuai dengan tema kota tersebut di Belanda.
Setiap hari Sabtu dan Minggu, seluruh waiters di HEMA Resto mengenakan pakaian khas dari Belanda. Anda juga bisa berfoto dengan latar belakang interior Belanda, seperti di Volendam, lengkap dengan kostum berbagai ukuran yang dapat membuat anda tercengang. HEMA Resto sendiri sudah sering digunakan sebagai latar belakang untuk acara-acara televisi yang mengangkat tema tentang Belanda.
Seluruh fasilitas eksklusif ini dapat Anda nikmati dengan harga yang relatif terjangkau. Makanan dan minuman ditawarkan dengan kisaran harga antara Rp.6.000,- hingga Rp.49.000,-. Bagi Anda yang sudah berencana untuk ‘berwisata’ ke HEMA Resto, restoran ini beroperasi dari jam 10:00 hingga jam 22:00.